Simak! 7 Strategi Hadapi Persaingan Bisnis di Era Digital

  • 09 Jun 2020
  • Diah Afrilian
  • 606

Simak! 7 Strategi Hadapi Persaingan Bisnis di Era Digital

Perkembangan teknologi yang kian pesat, membuat berbagai sektor bisnis berkembang cepat secara online. Hal ini yang memberikan dampak persaingan bisnis di era digital semakin ketat.

Seperti yang kita tahu, kini telah marak peralihan bisnis offline ke online, atau memilih alternatif media sosial guna meluaskan target pasar. Berbisnis online menjadi pilihan bagi pegiat bisnis yang ingin beradaptasi demi mempertahankan keberlangsungan usahanya.

Tantangan Persaingan Bisnis di Era Digital

Pertama, transformasi digital. Digitalisasi memang mempermudah kegiatan bisnis yang dilakukan. Namun, hal tersebut justru menjadi sebuah ancaman ketika bisnis tidak cukup mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

Kedua, kecepatan. Kecepatan menjadi hal penting dari berbisnis online. Jika pebisnis tidak mampu beradaptasi dengan kecepatan yang diharapkan konsumen, maka mereka tidak segan beralih, dan perlahan bisnis Anda akan ditinggalkan.

Ketiga, Sumber Daya Manusia. Bisnis online atau berbasis digital tidak hanya terkait dengan kemutakhiran teknologi, Sumber Daya Manusia juga sangat berpengaruh dalam kegiatan bisnis.

Biaya besar yang dikeluarkan untuk berbagai pembaharuan teknologi tidak akan efektif, jika tidak diimbangi dengan Sumber Daya Manusia yang mumpuni. Untuk itu, berikut telah kami ringkas, 7 Strategi Hadapi Persaingan Bisnis di Era Digital, berikut ini.

1. Mengikuti Workshop dan Seminar

Hal mendasar bagi para pebisnis digital dalam menjalankan bisnisnya adalah dengan mengikuti workshop dan seminar, baik untuk memperluas relasi maupun mendapatkan ilmu baru terkait cara mengelola bisnis secara online. Dengan begitu, para pelaku bisnis dapat terus berkembang dan berpikir inovatif demi kemajuan usahanya.

2. Memanfaatkan Content Marketing

Agar bisnis online Anda dapat bertahan, maka bisnis tersebut haruslah mampu mendapatkan tempat di pasaran. Content Marketing menjadi salah satu cara yang dapat digunakan untuk menarik konsumen maupun calon konsumen dan mendapatkan target pasar yang ingin dituju. Buatlah konten produk yang disesuaikan dengan karakteristik audiens atau target pasar Anda.

3. Visualisasi yang Cocok dan Menarik

Membuat visual dengan tema yang cocok akan membantu memberikan karakter bagi brand pada bisnis online. Misalnya pada penggunaan logo, konsep, feed konten, hingga template warna pada platform digital yang digunakan. Visual yang berkarakter dan menarik akan mambuat konsumen mudah mengingat suatu brand pada produk yang Anda pasarkan.

4. Mobile Friendly

Mobile friendly merupakan layanan website yang telah disesuaikan guna mempermudah konsumen dalam berbelanja online. Hal itu tentu berpengaruh pada pertimbangan konsumen saat ingin memutuskan membeli produk Anda. Mengingat kegiatan manusia yang tidak terlepas dari penggunaan ponsel pintar, sehingga pegiat bisnis perlu memanfaatkan momen ini agar jangkauan pasar yang luas dapat dikuasai.

5. Membangun Interaksi dengan Konsumen

Engagement Customer adalah istilah dalam strategi digital marketing, yaitu dengan cara pendekatan antara brand dengan konsumen. Misalnya melalui e-mail berlangganan yang membuat konsumen tetap update terkait penawaran produk terbaru, diskon, atau sekadar ucapan dan sapaan pada momen atau peringatan penting. Dengan begitu, awareness konsumen semakin meningkat terhadap brand. Produk Anda pun berpotensi semakin dikenali dan diingat.

6. Optimalisasi Integrated Digital Marketing Melalui Media Sosial

Integrated digital marketing atau pemasaran digital terintegrasi melalui media sosial menjadi jalan keluar untuk mempertahankan konsumen agar tidak berpindah kepada kompetitor dengan cara mengoptimalkan pelayanan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh pegiat bisnis jika Sumber Daya Manusia dirasa terbatas ialah dengan menggunakan penyedia jasa Integrated digital marketing seperti Alametric, yang akan memberikan pelayanan berupa pengelolaan platform media sosial terintegrasi, sehingga kegiatan bisnis berbasis digital dapat lebih optimal.

7. Influencer’s Power

Popularitas para influencer atau mereka yang dianggap berpengaruh pada sosial media juga bisa dimanfaatkan untuk meluaskan target pasar. Pengikut atau followers yang banyak, berpeluang terhadap bisnis yang dipromosikan mendapat jangkauan calon konsumen yang juga banyak.

Namun, influencer yang dipilih tetap harus dipertimbangkan, apakah karakteristik followers yang dimilikinya sesuai dengan target pasar yang Anda tuju? Kesalahan media promosi yang digunakan tentu bisa berdampak fatal bagi keberlangsungan bisnis online yang Anda jalankan.

Adanya persaingan bisnis di era digital, merupakan suatu tantangan yang harus dihadapi dengan kesiapan strategi yang matang. Tetaplah optimis dan upayakan agar konsisten dalam setiap langkah kecil yang Anda buat. Karena seberapa kecil pun hal itu, dapat berdampak besar bagi keberlangsungan usaha yang Anda jalankan.


Leave a Reply