Pengertian dan Peran IoT dalam Bisnis di Era Transformasi Digital

  • 23 Jun 2020
  • Krisna Arya
  • 757

Pengertian dan Peran IoT dalam Bisnis di Era Transformasi Digital

Picture by Pixabay

Di masa kini, Anda bisa melihat beberapa bisnis yang di antaranya berhasil menduduki puncak, sebut saja, Google, Coca Cola, Apple, Intel, dll. Jika dibandingkan, mereka menempuh bidang bisnis yang berbeda satu sama lain. Namun, ada satu kesamaan yang bisa Anda lihat jika telilti, yaitu mereka mengandalkan berbagai cabang dari teknologi informasi untuk berkembang, contoh salah satunya ialah dengan mengandalkan Internet of Things (IoT).

Apa itu Internet of Things (IoT)?

Bagi Anda yang belum begitu paham mengenai IoT, Anda bisa melihat barang-barang berteknologi terkini yang mungkin bisa Anda temukan dalam keseharian Anda, seperti AC pintar, iPhonemobil tanpa awak, bahkan hingga sistem keamanan.

Menurut Caroline Gorski, pemimpin dari perusahaan Digital Catapult, IoT hanya perihal tentang jaringan, benda, dan data. Dengan melihat beberapa contoh di atas, maksud dari Gorski ialah bahwa benda-benda tersebut bisa melakukan pengumpulan dan transfer data antar satu sama lain tanpa adanya campur tangan manusia, melainkan dengan menggunakan jaringan internet.

Tujuan pembuatan IoT tidak lain tidak bukan ialah untuk mempermudah dan mengatasi masalah yang dialami oleh Anda sebagai manusia dalam kehidupan sehari-hari. Dengan cara mengumpulkan berbagai informasi yang diperoleh dari keadaan sekitar maupun perangkat IoT lainnya lewat jaringan internet, menganalisis informasi, dan kemudian menerapkannya dalam bentuk tindakan.

Jadi poin utamanya ialah, IoT adalah benda-benda berteknologi yang ditingkatkan dengan penambahan jaringan internet untuk saling terhubung, dengan fungsi untuk membantu manusia dalam menjalani kehidupan.

Komponen-Komponen IoT

Dilansir dari dewaweb, ada 5 komponen penyusun yang dapat Anda temukan dalam IoT:

  • Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI)

IoT membuat hampir semua mesin yang ada menjadi “Smart”. Ini berarti IoT bisa meningkatkan segala aspek kehidupan manusia dengan pengembangan teknologi yang didasarkan pada AI. Jadi, pengembangan teknologi yang ada dilakukan dengan pengumpulan data, algoritma kecerdasan buatan, dan jaringan yang tersedia. Contohnya ialah lemari es/kulkas yang sudah bisa mendeteksi jika stok susu dan sereal favorit Anda sudah hampir habis, bahkan bisa juga membuat pesanan ke supermarket secara otomatis jika stok dalam kulkas hampir habis berkat penerapan kecerdasan buatan ini.

  • Konektivitas

Dalam IoT, ada kemungkinan untuk membuat atau membuka jaringan baru, dan jaringan khusus IoT. Jadi, jaringan ini tak lagi terikat hanya dengan penyedia utamanya saja. Jaringannya tidak harus berskala besar dan mahal, bisa juga tersedia dalam skala yang jauh lebih kecil dan lebih murah. IoT bisa menciptakan jaringan kecil tersebut di antara perangkat sistem.

  • Sensor

Sensor ini merupakan pembeda yang membuat IoT unik dibanding mesin canggih lainnya. Sensor ini mampu mendefinisikan instrumen, yang mengubah IoT dari jaringan standar dan cenderung pasif dalam perangkat, hingga menjadi suatu sistem aktif yang sanggup diintegrasikan ke dunia nyata.

  • Keterlibatan Aktif (Active Engagement)

Engangement yang sering diterapkan teknologi umumnya yang termasuk pasif. IoT ini mengenalkan paradigma yang baru bagi konten aktif, produk, maupun keterlibatan layanan.

  • Perangkat Berukuran Kecil

Perangkat, seperti yang diperkirakan para pakar teknologi, memang menjadi semakin kecil, makin murah, dan lebih kuat dari masa ke masa. IoT memanfaatkan perangkat-perangkat kecil yang dibuat khusus ini agar menghasilkan ketepatan, skalabilitas, dan fleksibilitas yang baik.

IoT dalam Bisnis

Pemanfaatan teknologi, layaknnya IoT, telah gencar dilakukan untuk kepentingan manusia, khususnya dalam sektor bisnis. Peran IoT diyakini menjadi salah satu syarat dari transformasi digital sebagai aksi adaptasi bisnis dalam era digital 4.0.

Sehingga, banyak perusahaan yang meng-upgrade teknologi internal perusahaan dengan teknologi IoT untuk meningkatkan efisiensi kerja. Hal ini dapat dilihat dari survei yang dilakukan oleh Forbes Insight di Amerika Serikat pada 2017 yang menyatakan, 33 persen memilih IoT sebagai teknologi terpenting bagi perusahaan, melebihi Robotika (26 persen), Artificial Intelligence (20 persen), serta Nano-Technologies (9 persen).

Tidak mengherankan jika responden lebih memilih IoT sebagai teknologi penting bagi perusahaan. Jika dilihat dari sisi kegunaanya, setidaknya ada 3 manfaat utama IoT yang dihadirkan bagi bisnis Anda.

1. Lebih Dekat dengan Customer

Jaringan yang dibangun antar IoT di berbagai bidang, seperti manufaktur, penerbangan, rantai pasokan, pertanian, perawatan kesehatan, dll, dapat menciptakan lebih banyak aliran data dan potensi analitik, yang berarti bahwa perusahaan Anda dapat memperoleh wawasan yang jauh lebih besar dalam operasi bisnis Anda.

Informasi mengenai bagaimana pelanggan menggunakan produk atau layanan Anda, merupakan salah satu wawasan ini. Ketika sebuah perusahaan memahami bagaimana pelanggannya menggunakan produknya, mereka dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan lebih baik dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

2. Memantau Stok Barang Secara Efisien

Jika posisi Anda dalam dunia bisnis ialah sebagai produsen ataupun distributor yang memiliki jangakuan operasional yang luas, pasti Anda akan menemui masalah dalam mengatur hingga mengawasi stok yang begitu banyak di pasaran. Namun, dengan IoT, Anda bisa dengan mudah memonitor itu semua.

Contohnya ialah dengan memanfaatkan vending machine yang sudah berbasis IoT. Berkat sensor dan microchip yang terdapat dalam vending machine, proses pengecekan stok kini bisa dilakukan secara otomatis, sehingga dapat jauh mempersingkat estimasi waktu walaupun Anda menyediakan ratusan, bahkan ribuan vending machine di pasaran.

3. Peningkatan Penghasilan dan Produktivitas

Setelah pekerjaan Anda dalam berbisnis semakin efisien, maka jalan untuk memperoleh keuntungan lebih semakin terbuka lebar. Adopsi IoT pada akhirnya akan memberikan dampak pada pengambilan keputusan yang lebih baik, peningkatan visibilitas data internal, dan membentuk rantai pasokan yang lebih besar.

Kehadiran IoT dalam bisnis Anda juga bisa memberikan keunggulan dalam jarak hubungan persaingan dengan para pesaing, karena Anda menunjukkan inovasi, wawasan, dan keefektifan yang kemudian disatukan ke dalam produk-produk berkualitas yang diinginkan para pelanggan.

Itulah beberapa pengertian mengenai IoT dan bagaimana cara kerjanya serta manfaat yang diberikan bagi kehidupan manusia, khususnya dalam dunia bisnis. Kesimpulannya IoT merupakan teknologi dalam era transformasi digital yang dapat memajukan usaha-usaha manusia ke depannya dengan ketelitian dan keefisiensian.


Leave a Reply