Pengantar Akuntansi Keuangan untuk Para Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)

  • 20 Jun 2020
  • Afdan Rojabi
  • 441

Pengantar Akuntansi Keuangan untuk Para Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)

Photo by Kelly Sikkema

Akuntansi Keuangan yaitu salah satu bagian akuntansi yang berhubungan dalam penyajian laporan keuangan perusahaan kepada pihak eksternal berupa laporan neraca, rugi laba, perubahan modal dan arus kas kepada pemegang saham, kreditor atau investor khususnya tentang profitabilitas dan kredibilitas. Berikut penjelasan tentang karakteristik, laporan tujuan hingga kegunaan.

Karakteristik dari Akuntansi adalah: 

  • Identifikasi, pengukuran, dan komunikasi informasi keuangan tentang.
  • Entitas ekonomi. 
  • Untuk pihak yang berkepentingan. 

Laporan keuangan terdiri dari: 

  • Statement of Financial Position 
  • Income Statement or Statement of Comprehensive Income 
  • Statement of Cash Flows 
  • Statement of Changes in Equity 
  • Note Disclosures 

Ada pun data atau informasi lain yang dapat membantu para pemakai laporan keuangan adalah sebagai berikut: 

  • President’s letter 
  • Prospectuses 
  • Reports filed with governmental agencies 
  • News releases 
  • Forecasts 
  • Environmental impact statements 

Tujuan dari laporan keuangan adalah sebagai berikut: 

Memberikan informasi keuangan tentang entitas pelaporan yang berguna untuk: 

  1. investor ekuitas saat ini dan potensi. 
  2. Pemberi pinjaman.
  3. Dan kreditur lainnya. 

Dalam membuat keputusan dan kapasitasnya sebagai penyedia modal Organisasi yang berperan dalam membuat standar akuntansi adalah:

  1. International Accounting Standards Board (IASB) IASB berperan dalam membuat International Financial Reporting Standards (IFRS) yang digunakan oleh sebagian besar negara-negara di dunia. 
  2. Financial Accounting Standards Board (FASB) FASB berperan dalam pembuatan Statements of Financial Accounting Standards (SFAS) yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan di Amerika.

Forms of business organization 

Jika kita ingin membangun sebuah organisasi bisnis, kita dapat memilih bentuk organisasi bisnis seperti apa yang akan kita buat. Terdapat tiga bentuk organisasi bisnis, yaitu: 

a. Perusahaan perseorangan (sole proprietorship) Karakteristik perusahaan perseorangan adalah sebagai berikut:

  • Pada umumnya dimiliki oleh satu orang saja.
  • Pembentukannya mudah dan sederhana.
  • Pemilik perusahaan memegang kendali penuh atas perusahaan tersebut
  • Memperoleh perlakuan pajak yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan bentuk perusahaan yang lain 
  • Contoh: restaurant, toko kecil 

b. Firma (Partnership) Karakteristik perusahaan berbentuk firma adalah sebagai berikut: 

  • Dimiliki oleh beberapa orang
  • Pembentukannya relative mudah
  • Pengendalian atas bisnis dibagi antara pemilik 
  • Sumber daya dan keahlian lebih bagus dibandingkan perusahaan perseorangan
  • Memperoleh perlakuan pajak yang lebih menguntungkan
  • Contoh: firma hukum, firma konsultan, firma akuntan publik

c. Perusahaan perseroan terbatas Karakteristik perusahaan berbentuk perseroan terbatas adalah sebagai berikut:

  • Kepemilikannya dibagi atas saham-saham, sehingga mudah untuk berganti pemilik.
  • Lebih mudah untuk memperolah permodalan
  • Kewajiban pemilik hanya terbatas pada saham yang dimilikinya
  • Contoh: Coca cola, General Motors, dan sebagainya.

Pengguna dan guna informasi keuangan Pengguna laporan keuangan dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

  • Pengguna internal terutama manajer: menggunakan informasi keuangan untuk melakukan tugas-tugas manajemennya perencanaan, pergorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi.
  • Pengguna eksternal: beberapa pengguna eksternal informasi keuangan adalah investor, kreditor, Pemerintah (kantor pajak), pelanggan, organisasi buruh, dan regulator.
  1. Investor: menggunakan informasi keuangan untuk pengambilan keputusan membeli, memegang, dan melepas saham 
  2. Kreditor: menggunakan informasi keuangan untuk mengevaluasi risiko pinjamannya 
  3. Kantor pajak menggunakan informasi keuangan untuk menentukan berapa pajak yang harus diterima dari perusahaan tersebut 
  4. Pelanggan menggunakan informasi keuangan untuk mengetahui apakah perusahaan masih akan melanjutkan produk dan garansinya. 
  5. Serikat buruh menggunakan informasi keuangan untuk mengetahui kemampuan perusahaan untuk membayar gaji mereka. 
  6. Badan regulator menggunakan laporan keuangan untuk memastikan bahwa operasi yang dijalankan perusahaan telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Leave a Reply