Mengenal Kecerdasan Buatan dan Penerapannya dalam Sektor Kehidupan

  • 07 Jun 2020
  • Krisna Arya
  • 785

Robot yang Bisa Berpikir? Mengenal Kecerdasan Buatan dan Penerapannya dalam Sektor Kehidupan

Foto oleh: Veectezy

 

Di zaman yang sudah serba teknologi seperti ini, pasti Anda pernah mendengar istilah Siri, terutama bagi Anda pemilik iPhone dan iPad. Yang pasti, Siri di sini bukanlah semacam tradisi pernikahan dalam agama Islam. Siri yang dimaksud ialah sebuah teknologi asisten pribadi pintar milik Apple Inc.

Tetapi, pernakah Anda penasaran bagaimana Apple Siri bisa begitu pintar sehingga bisa membantu seseorang, seperti mengirim pesan, mengatur jadwal pertemuan, melakukan panggilan telepon, dan lainnya?

Rahasianya terletak pada sistem mesin yang digunakan pada Siri, yaitu Artificial Intelligence (AI) atau yang dikenal dengan kecerdasan buatan. Apa itu kecerdasan buatan? Secara sederhana, kecerdasan buatan atau AI adalah percobaan atau simulasi penerapan kecerdasan manusia, seperti pengenalan suara, pembelajaran atau koreksi diri, perencanaan, dll pada sebuah mesin dengan tujuan untuk mengatasi sebuah masalah tertentu.

Tidak seperti mesin pada umumnya, sebuah mesin atau robot yang disatukan dengan kecerdasan buatan dapat belajar, berpikir, dan memiliki persepsi sendiri, sehingga bisa memberikan pendapat atau bahkan memecahkan masalah berdasarkan data yang telah dimiliki, tergantung pada pertanyaan atau masalah apa yang dihadapi. Bisa dibilang, kecerdasan buatan merupakan perluasan dari teknologi robotik.

Teknologi kecerdasan buatan merupakan suatu terobosan teknologi terbesar yang pernah ada. Berawal dari pemikiran seorang matematikawan terkenal, Alan Turing, mengenai mesin yang bisa berpikir, pengembangan teknologi kecerdasan buatan lewat berbagai percobaan ilmiah terus meningkat sehingga dapat digunakan oleh Anda secara optimal kapanpun dan di manapun.

Kategori AI

Ada dua kategori besar untuk penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari. Yang pertama ialah Weak AI (Narrow AI). Weak AI ialah kecerdasan buatan yang dioperasikan dengan data yang sedikit atau hanya menggunakan dasar dari kecerdasan manusia untuk mengerjakan satu atau dua tugas saja. Contohnya ialah Apple Siri, Google Assistant, dan Amazon Alexa yang dirancang hanya untuk memberikan informasi dan menyusun jadwal keseharian Anda.

Yang kedua adalah Strong AI (Artificial General Intelligence), yakni kecerdasan buatan yang sudah menggunakan kecerdasan manusia secara umum sehingga bisa menyelesaikan berbagai macam masalah khusus tanpa perlu campur tangan manusia, layaknya robot-robot yang sudah memiliki kemampuan kognitif manusia secara umum yang biasa Anda lihat dalam film-film bertemakan Sci-fi.

Penerapan Kecerdasan Buatan

Seperti yang sudah Anda ketahui, kecerdasan buatan sudah banyak diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan sehari-hari. Berikut penerapan kecerdasan buatan di beberapa bidang penting dengan tujuan yang beragam:

1. Bisnis

Dalam berbisnis, kecerdasan buatan yang bisa anda temukan ialah Chatterbot atau Chatbot. Chatbot bisa hadir dalam bentuk audio maupun teks. Beberapa keunggulan chatbot, seperti dapat menjawab konsumen secara tepat dan hadir 24 jam, membuat banyak pebisnis menjatuhkan pilihan mereka pada chatbot.

Sistem kecerdasan buatan juga sangat berguna dalam pengoperasian bisnis e-commerce atau bisnis online yang lebih efisien. Kecerdasan buatan turut serta memberikan kemudahan dalam pencarian produk-produk tertentu dengan teknologi prediktif berupa penawaran rekomendasi berdasarkan reaksi, minat, pilihan, dan perilaku konsumen.

2. Agrikultur

Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi dalam sektor pertanian, diperlukan analisis yang cepat serta cermat pada pemetaan lahan serta kegiatan penanaman hingga perawatan secara efisien. Dilihat dari kebutuhan ini, maka penggunaan Drone yang sudah mengandalkan kecerdasan buatan dan IoT (Internet of Things) dinilai efektif untuk membawa dunia agrikultur ke tingkat selanjutnya.

3. Keamanan dan Pengawasan

Pemanfaatan kecerdasan buatan juga sudah merambah ke sektor keamanan dan pengawasan; adalah mobil otonom (self-driving car) sebagai contoh dari penggunaan kecerdasan buatan lainnya. Fungsi kecerdasan buatan di sini lebih sebagai pengambil keputusan saat berkendara yang didasari oleh hasil analisis cermat terhadap lingkungan sekitar, guna mengurangi kesalahan yang biasa ditimbulkan karena kelalaian manusia saat berkendara.

AI juga membantu melacak manusia lewat pengenalan wajah dan sistem biometrik yang terpasang pada kamera keamanan dan peralatan pengawasan lainnya dengan tujuan utama untuk menjaga keamanan manusia dalam sebuah daerah.

4. Kesehatan

Tidak bisa disangkal, kehadiran kecerdasan buatan telah membawa perubahan positif dalam dunia kesehatan. Kecerdasan buatan memainkan peran penting dalam mendiagnosis, menganalisis, memprediksi berbagai jenis penyakit, memantau kondisi kesehatan, hingga operasi pasien. Contohnya, seorang ahli bedah yang dipandu oleh robot AI untuk mempermudah, mempercepat, serta meminimalisir sebuah proses operasi.

Kecerdasan buatan juga membantu para ilmuwan untuk mengeksplorasi penemuan obat baru dan pengembangan obat ataupun vaksin demi mengatasi masalah kesehatan dalam kehidupan masyarakat luas.

Setelah ditelaah, semoga Anda sudah paham ya, apa itu kecerdasan buatan dan penerapannya yang membawa banyak manfaat. Yang pasti, pengembangan teknologi kecerdasan buatan masih terus berlanjut untuk menghadapi masalah baru yang juga terus bermunculan seiring dengan laju zaman.


Leave a Reply