Manfaat Social Commerce

  • 13 Jul 2020
  • Afdan Rojabi
  • 405

Manfaat Social Commerce

Sumber : Konten Indonesia

 

Belanja online telah menjadi bagian hidup dari sebagian masyarakat Indonesia. Terbukti, seperti yang dilansir Katadata, pada tahun 2017 terdapat 64 juta orang atau sekitar 34 persen dari populasi Indonesia yang telah menjadi konsumen digital. Angka ini terus meningkat pada tahun berikutnya menjadi 102 juta atau 53 persen dari total populasi Indonesia. Dengan tingginya jumlah konsumen digital di Indonesia maka tak heran jika sebagian masyarakat Indonesia sudah familiar dengan istilah ecommerce. Namun begitu, ada istilah baru yang patut dikenal yaitu social commerce.

Apa itu Social Commerce?

Social Commerce merupakan bagian dari ecommerce yang melibatkan media sosial serta kontribusi pengguna dalam melakukan pembelian dan penjualan produk secara online. Lebihnya ringkasnya, social commerce adalah penggunaan media sosial dalam melakukan transaksi digital.

Beberapa media sosial yang telah memiliki fitur guna mendukung social commerce:

  1. Facebook
    Pada tahun 2014, Facebook meluncurkan tombol “Shop Now” yang dapat dimanfaatkan brand bisnis melakukan penjualan produk tanpa keluar dari Facebook. Kemudian pada tahun 2015, Facebook mengembangkan fitur Messenger sehingga pengguna dapat melakukan pembayaran melalui fitur tersebut.
  2. Instagram
    Kalangan milenial dan gen Z pasti sudah familiar dengan fitur-fitur social commerce milik Instagram. Anak perusahaan milik Facebook ini memang telah mengeluarkan fitur social commerce beberapa tahun yang lalu. Pada tahun 2015, Instagram meluncurkan fitur Shop Now yang kurang lebih sama dengan tombol Buy di Facebook. Pada tahun 2016, Instagram mengembangkan fitur product tags sehingga pengguna dapat cepat mengidentifikasi produk yang mereka lihat di iklan. Yang terbaru adalah sticker Support Small Business yang dibuat untuk membantu meningkatkan penjualan pebisnis yang menurun akibat pandemi Covid19.
  3. Pinterest
    Tidak mau kalah dengan media sosial lain, Pinterest juga mengeluarkan fitur social commerce milik mereka sendiri. Pada tahun 2015, Pinterest mengeluarkan fitur buyable pins yang dapat memberikan kesempatan pada brand untuk menambahkan tombol buy pada gambar tertentu. Kemudian pada tahun 2016, Pinterest menambahkan shopping cart sehingga pengguna dapat belanja berbagai brand dalam satu waktu yang sama.

 

Apa Manfaat Social Commerce?

Social Commerce menyimpan manfaat bagi para pebisnis, antara lain:

  1. Meningkatkan peringkat di search engine

    Engagement di media sosial tidak hanya meningkatkan jumlah transaksi saja, tetapi juga dapat meningkatkan traffic website anda dengan menyertakan website bisnis anda di media sosial yang anda gunakan. Dengan begitu traffic website anda dapat meningkat sehingga peringkat website anda juga turut meningkat.
  2. Pertumbuhan audiens

    Dilansir dari Statista per Oktober 2018, di Indonesia terdapat 131 juta pengguna aktif Facebook dan 59 juta pengguna aktif Instagram. Jumlah pengguna terus meningkat tiap tahunnya terlebih masa pandemi Covid19 ‘memaksa’ orang untuk berinteraksi secara virtual. Angka yang terus meningkat ini juga memberikan kesempatan lebih bagi pebisnis untuk mendatangkan audiens baru ke akun bisnisnya.
  3. Meningkatkan loyalitas customer

    Dengan social commerce, anda tidak hanya menjual dan mempromosikan produk anda saja melainkan membangun komunikasi dengan audiens yang anda miliki. Menjalin hubungan baik dengan audiens dapat meningkatkan loyalitas sehingga ada kemungkinan untuk melakukan pembelian kembali.

Perkembangan jaman semakin pesat, kamu jangan mau ketinggalan. Sekarang sosial media bukan hanya sebatas berbagi cerita dan menjalin komunikasi dengan kerabat, kamu juga bisa meningkatkan pendapatan bisnismu dengan berjualan di sosial media.


Leave a Reply