Apa Itu Bisnis Franchise? Simak 4 Keuntungan Membukanya

  • 08 Jun 2020
  • Ahmad Surya Hidayat
  • 196

Apa Itu Bisnis Franchise? Simak 4 Keuntungan Membukanya

Menjadi pengusaha merupakan imipian bagi sebagian orang. Jumlah pengusaha di Indonesia yang masih sedikit membuat orang semakin tertarik untuk memulainya. Dilansir dari Tempo, jumlah pengusaha Indonesia tercatat sebanyak 2 persen dari jumlah total penduduk.

Padahal menurut Dekan Fakultas Bisnis dan Manajemen Teknologi ITS, Hal Udisubakti Ciptomulyono, 4 persen adalah jumlah pengusaha yang ideal bagi suatu negara agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Banyak orang terkadang tidak bertekad penuh untuk menjadi seorang pengusaha. Mereka tidak yakin bahwa usahanya akan berhasil atau tidak siap menerima kegagalan. Padahal masih ada opsi untuk tetap menjadi pengusaha dengan risiko kegagalan yang rendah.

Bisnis franchise adalah jawabannya. Selain dengan risiko kegagalan rendah, umumnya Anda juga akan mendapatkan pelatihan sebelum mem-franchise-kan suatu brand atau merk.

Apa arti dari Bisnis Franchise?

Dalam bahasa Indonesia franchise disebut waralaba. Bisnis franchise atau waralaba ini sebetulnya sudah tidak terdengar asing lagi di kuping orang Indonesia. Dulu, franchise lebih diasosiasikan pada brand dari luar negeri. Namun, kini brand dalam negeri pun telah menerapkan bisnis model ini.

Dilansir dari Gobiz, franchise adalah tipe bisnis yang dimiliki serta dioperasikan oleh individu-individu yang berbeda tetapi memiliki nama brand yang sama sehingga brand menjadi lebih besar dan tersebar dimana-mana.

Tipe bisnis ini telah diatur oleh Pemerintah Indonesia dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 71 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Waralaba. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa franchise atau waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis. Dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan Perjanjian Waralaba.

Tipe Utama Bisnis Franchise

Sampai saat ini ada dua tipe utama bisnis model franchise di antaranya adalah:

  • Distribusi Produk

Ilustrasi Distribusi (sumber: pexels/Andrea Piacquadio)

Dalam tipe franchise ini, franchisor (pemilik waralaba) mendistribusikan produk kepada franchisee (pewaralaba) dan franchisee menjual produk tersebut. Tipe ini mirip dengan tipe bisnis supplier-distributor, namun perbedaannya pada ekslusifitas produk yang didistribusikan. Beberapa contoh dari tipe franchise yang pertama yaitu perusahaan otomotif multinasional miliki Henry Ford dan produsen minuman bersoda yang terkenal dengan tagline “Segarkan Semangatmu”.

  • Format Bisnis

Ilustrasi Format Bisnis (sumber: pexels/Oleg Magni)

Tipe format bisnis adalah tipe franchise yang paling sering digunakan oleh para pengusaha. Dalam tipe ini, franchisee diizinkan untuk menggunakan merk dan nama dagang franchisor serta franchisor menyediakan layanan dan dukungan kepada franchisee. Beberapa contoh dari tipe franchise ini adalah restoran cepat saji asal Amerika yang terkenal dengan tagline “I’m Lovin It”.

Keuntungan Bisnis Franchise

Menjalani sebuah bisnis dari awal, merupakan sebuah tantangan yang besar. Anda perlu memperkenalkan merk dagang Anda serta mencari pasar untuk bisnis Anda. Dengan menggunakan bisnis model franchise, Anda tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut. Berikut ini beberapa keuntungan bisnis franchise, yang Anda perlu ketahui:

  • Mendapatkan Pelatihan

Franchisor dalam memberikan hak dagangnya pasti tidak mau asal lepas begitu saja. Ia perlu memastikan bahwa franchisee mengetahui standar yang berlaku dalam bisnisnya. Selain itu, ia akan membimbing franchisee agar dapat maksimal ketika menggunakan hak dagangnya. Praktik ini memang kerap dilakukan dalam bisnis franchise karena secara tidak langsung bisnis franchise merupakan bisnis tim.

  • Mendapatkan Bantuan Profiling Area

Profiling Area merupakan hal yang penting bagi sebuah dalam menentukan lokasi. Sebuah merk dagang pastinya memiliki karakter pasarnya sendiri sehingga lokasi yang tepat adalah lokasi yang sesuai dengan karakter pasar merk dagang tersebut. Biasanya franchisor yang mapan akan membantu franchisee dalam memilih lokasi karena ini adalah hal yang sulit bagi pengusaha retail.

  • Merk Sudah Dikenal oleh Masyarakat

Mencari serta membentuk pasar merupakan tantangan utama dalam memulai sebuah bisnis. Namun berbeda dengan model bisnis franchise, anda tidak perlu repot-repot memikirkannya karena biasanya brand yang sudah dikenal masyarakat sudah memiliki konsumen dan pasarnya sendiri.

  • Terbantu dalam Manajemen Finansial

Dalam bisnis franchise, sistem manajemen finansial telah dibentuk oleh franchisor. Anda tidak perlu pusing lagi dengan manajemen finansial. Namun begitu, tidak semua franchisor menyediakan fasilitas ini. Anda perlu memerhatikannya dalam perjanjian waralaba.

Jadi apakah Anda masih ragu menjadi seorang pengusaha? Dengan bisnis franchise, Anda bisa mewujudkan mimpi menjadi seorang pengusaha tanpa perlu takut dengan risiko kegagalan. Namun begitu, Anda juga perlu memerhatikan tren bisnis sebelum memilih suatu brand atau merk dagang. Bisnis franchise adalah model bisnis yang cepat menghasilkan keuntungan apabila Anda cermat dalam memilihnya.


Leave a Reply