5 Skill Utama yang Diperlukan dalam Social Media Management

  • 23 Jun 2020
  • Kartika Nurdianti
  • 431

5 Skill Utama yang Diperlukan dalam Social Media Management

Social media merupakan jalan pintas terbaik yang patut dicoba untuk memasarkan bisnis. Selain tidak memerlukan banyak effort, jangkauan social media bisa jauh lebih luas dan bisa diatur sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Berbagai platfrom gratis tersedia dapat dengan mudah diakses seperti contohnya Facebook, Twitter dan Instagram. Masing-masing memiliki keunikannya tersendiri sebagai media sosial. Dengan keunikan ini, sebagai pihak yang ingin memasarkan bisnis, sangat diperlukan untuk memiliki skill yang adaptable agar bisa mengelola social media dengan baik. Apa sajakah skill utama dalam Social Media Management? Yuk, cari tahu!

1. Jadi Pendengar yang Aktif

Jika berjualan offline Anda perlu tanggap dalam merespons dan melayani pembeli dengan ramah, melalui media online pun sama halnya. Dengan memiliki skill mendengar yang baik, informasi bisa diketahui dan ditangkap lebih melalui fitu rchat bersama lawan bicara. Informasi ini dapat berupa kritik atau pun saran tentang brand atau layanan yang kita pasarkan. Kumpulan informasi ini nantinya adalah sumber untuk membuat dan mengolah konten dalam social media management.

2. Buat Konten Menarik

Sebelum mulai membuat konten, ada baiknya informasi dipilah dan dipilih terlebih dulu. Iya, seluruh informasi yang sudah terkumpul harus melalui proses seleksi supaya tepat sasaran, informasi mana yang bisa digunakan dan tidak. Setelahnya, data tersebut dapat diolah menjadi konten melalui proses kreatif. Tambahkan ide-ide menarik agar konten mampu menarik orang dalam sekali lihat. Proses ini biasanya memakan waktu dan tenaga yang cukup banyak. Sekali atau bahkan banyak revisi itu nggak masalah kok! Justru dengan revisi ini dapat diketahui hal-hal apa saja yang perlu diperbaiki sebelum memasarkan konten.

3. Bangun Engagement Terbaik

Konten yang baik sudah terselesaikan dan siap untuk diunggah! Sambil menunggu respons audiens, jangan lupa tetap berinteraksi dengan pelanggan yaitu dengan membuat konten yang interaktif agar memberikan kesan pelayanan terbaik. Komunikasi dua arah antara produsen dengan konsumen dijamin akan memberikan rating engagement yang apik. Untuk mendapatkan feedback, jangan lupakan skill mendengar dari poin pertama, ya!

4. Lakukan Promosi dan Pemasaran

Konten yang baru diluncurkan itu nggak akan selalu langsung terkenal, ayo promosikan! Beberapa fitur telah disediakan oleh platform social media membuat konten bisa sampai kepada target yang dimaksud untuk mengiklankan konten, lho. Iklan yang ditarget ini atau targeted ads akan sangat mempermudah dalam melakukan pemasaran karena tidak perlu lagi menimbang apakah konsumen akan tertarik atau tidak pada produk yang diiklankan. Oh iya, fitur-fitur semacam ini hanya muncul jika akun media sosial sudah disunting sebagai akun bisnis. Pastikan bukan pakai akun pribadi ya!

5. Pantau Measurement

Yang terakhir, pastikan punya kemampuan analisis yang tinggi! Ini merupakan hal yang paling penting dari social media management. Selama memantau measurement dari konten harus memperhatikan segala detail yang ada di media sosial. Melalui measurement ini dapat diketahui, apakah tujuan dari konten yang sudah dirancang dan dibuat sudah terpenuhi atau belum. Kalau belum, ayo kita latih lagi skill-nya dari awal!


Leave a Reply