3 Cara Jitu Membuat Landing Page untuk Online Marketing

  • 23 Jun 2020
  • Nurdita
  • 575

3 Cara Jitu Membuat Landing Page untuk Online Marketing

Ilustrasi Gambar oleh: VectorStock.com

Memasarkan bisnis dengan media online menuntut para pegiat bisnis beradaptasi dengan berbagai macam platform. Salah satunya menggunakan website.

Tidak perlu membeli domain mahal, Anda bisa memulai online marketing dengan menggunakan fasilitas gratis seperti Wordpress atau Wix. Namun, membuat website sendiri pasti lebih pusing karena ada banyak hal yang harus diurus, seperti halnya Landing Page.

Apa itu Landing Page?

Landing page adalah halaman pada website yang dirancang khusus untuk meningkatkan penjualan atau calon pelanggan potensial (leads) saat melakukan online marketing. Ketika sedang membuat promosi, Landing Page berguna sebagai “tempat berkumpulnya” target audiens.

Landing Page ini berbeda dengan Home Page. Penggunaan Landing Page hanya mengarah pada satu laman di website yang fokus pada satu topik, sedangkan Home Page bisa mencakup seluruh informasi mengenai bisnis Anda.

Komponen Penting dalam Landing Page

  • Headline
  • Ilustrasi Gambar/ video
  • Subheadline
  • Badan/ isi penjelasan
  • Testimonial/ Social proof
  • Call to Action (CTA)

Ada dua jenis Landing Page yang perlu kita ketahui: Lead Generation Landing Page dan Click Through Landing Page.

Lead Generation Landing Page

Landing Page jenis ini bertujuan mengumpulkan informasi leads seperti kontak pribadi. Namun, sebagai imbalannya, laman ini akan menunjukan penawaran seperti e-book atau penggunaan fasilitas gratis lain dari bisnis.

Click Through Landing Page

Landing Page yang ini lebih krusial karena dari fungsinya yang menjadi tempat leads untuk melakukan keputusan transaksi. Biasanya terdapat Call To Action yang mendorong mereka untuk membeli produk.

Dan berikut ini adalah 3 Cara Jitu Membuat Landing Page Menarik untuk Online Marketing.

1. Buat Tampilan yang User-oriented

Pastikan saat membuat Landing Page, Anda mengedepankan kebutuhan dan desain yang tidak terlalu berlebihan. Jangan sampai leads malah tidak tertarik karena desain yang tidak efektif dipandang atau perpaduan warna yang tidak serasi.

Berdasarkan riset dari Google pada tahun 2018, 94 persen pengguna internet mengakses lewat smartphone-nya. Jadi, pertimbangkan juga untuk membuat Landing Page yang dapat diakses secara optimal melalui berbagai perangkat, ya.

2. Manfaatkan Space Sebaik Mungkin

Space yang cukup luas dalam satu page ini harus sebaik-baiknya dipergunakan. Kita bisa memanfaatkan banner atau header sebagai tempat yang paling utama untuk mempromosikan produk-produk andalan. Anda juga bisa mencantumkan trust signal sebagai tempat untuk testimoni bagi para pelanggan yang sudah pernah membeli produk.

3. Buat Form yang Tidak Bertele-tele

Karena sejatinya Landing Page ini dibuat untuk mengumpulkan data pengunjung, sudah wajib hukumnya untuk melampirkan form di laman ini. Namun, form yang kita ajukan jangan sampai membuat leads untuk malas mengisi, ya! Usahakan buat form seefektif mungkin supaya konversinya tidak turun.

Selain 3 cara jitu yang sudah dijelaskan tersebut, hal terpenting jangan lupa maksimalkan teknik copywriting-nya. Masing-masing komponen Landing Page tentu punya peran tersendiri. So, biar konversinya tinggi, ciptakanlah yang terbaik agar audiens-mu nggak cuma sekadar melirik!

Baca juga: Pentingnya Copywriting dalam Pemasaran Digital


Leave a Reply